Cara Melunasi PayLater dan Kartu Kredit tanpa Stres
Langkah melunasi PayLater dan kartu kredit: data semua utang, metode bola salju dan longsoran, stop utang baru, dan hindari gali lubang tutup lubang.
Daftar isi
PayLater dan kartu kredit memudahkan belanja, tetapi cicilan kecil-kecil yang menumpuk bisa membuat gaji habis sebelum sempat dipakai. Kabar baiknya, utang konsumtif bisa dilunasi dengan rencana yang jelas. Berikut langkah melunasi PayLater dan kartu kredit tanpa stres.
1. Data semua utang
Langkah pertama sering paling berat: melihat semua utang di satu tempat. Buka setiap aplikasi dan catat:
- Nama utang (PayLater A, PayLater B, kartu kredit, kasbon)
- Sisa utang
- Cicilan minimal per bulan
- Bunga atau biaya per bulan
- Tanggal jatuh tempo
Contoh daftar utang:
| Utang | Sisa | Cicilan per bulan | Bunga/biaya |
|---|---|---|---|
| PayLater A | Rp 600.000 | Rp 200.000 | sedang |
| Kartu kredit | Rp 4.000.000 | Rp 400.000 | tinggi |
| PayLater B | Rp 1.500.000 | Rp 300.000 | sedang |
Dengan daftar ini, Anda tahu total utang dan berapa uang yang harus disisihkan setiap bulan.
2. Hentikan utang baru
Melunasi utang sambil terus menambah utang baru seperti mengisi ember bocor. Untuk sementara:
- Nonaktifkan atau hapus fitur PayLater di aplikasi belanja.
- Simpan kartu kredit di rumah, jangan di dompet.
- Belanja hanya dengan uang yang ada di amplop.
3. Pilih metode pelunasan
Tetap bayar cicilan minimal semua utang agar tidak kena denda. Lalu, uang lebih yang bisa disisihkan dipakai untuk melunasi satu utang lebih cepat. Ada dua cara populer:
Metode bola salju (snowball)
Lunasi dulu utang dengan sisa paling kecil. Pada contoh di atas, PayLater A Rp 600.000 dilunasi lebih dulu. Setelah lunas, cicilannya dipakai untuk mempercepat utang berikutnya. Cara ini memberi semangat karena cepat terasa ada utang yang lunas.
Metode longsoran (avalanche)
Lunasi dulu utang dengan bunga paling tinggi, biasanya kartu kredit. Secara hitungan, cara ini menghemat biaya bunga paling banyak, tetapi butuh kesabaran karena utangnya mungkin besar.
Pilih yang paling cocok dengan Anda. Yang penting konsisten.
4. Cari uang tambahan untuk pelunasan
- Jual barang yang jarang dipakai.
- Alokasikan sebagian THR atau bonus untuk melunasi.
- Kurangi sementara pos hiburan dan jajan.
5. Hindari gali lubang tutup lubang
Jangan menutup utang dengan pinjaman baru, apalagi pinjaman online ilegal. Bunga dan dendanya sering jauh lebih besar dan cara penagihannya bisa merugikan. Pastikan setiap layanan keuangan yang dipakai terdaftar dan diawasi OJK.
Jika benar-benar tidak sanggup membayar, hubungi penyedia layanannya secara resmi dan tanyakan kemungkinan keringanan atau restrukturisasi. Jangan menghilang, karena keterlambatan pembayaran bisa tercatat dalam riwayat kredit (SLIK OJK) dan menyulitkan saat mengajukan KPR atau pinjaman lain di masa depan.
6. Pantau sampai lunas
Catat setiap pembayaran dan lihat sisa utang berkurang dari bulan ke bulan. Rasa lega melihat angka menurun adalah penyemangat terbaik. Di Somah, utang dan cicilan bisa dicatat lengkap dengan pengingat sebelum jatuh tempo, sehingga tidak ada lagi denda karena lupa.
Setelah lunas
Pindahkan uang yang dulu dipakai untuk cicilan ke dana darurat dan tabungan. Dengan begitu, saat ada kebutuhan mendadak, Anda tidak perlu kembali ke PayLater.
Kesimpulan
Untuk melunasi PayLater dan kartu kredit: data semua utang, hentikan utang baru, bayar cicilan minimal semuanya, lalu fokuskan uang lebih ke satu utang dengan metode bola salju atau longsoran. Hindari pinjaman baru untuk menutup utang lama, dan hubungi penyedia resmi bila butuh keringanan.


