MasukDaftar gratis
Kalkulator uang saku anak

Berapa uang saku anak yang pas?

Hitung dari kebutuhan nyata anak di sekolah, bukan dari kira-kira. Langsung terlihat jatah per hari, per minggu, dan per bulan. Gratis, tanpa daftar, data tidak disimpan.

Kebutuhan anak

Uang saku per minggu Rp 66.000 5 hari × Rp 10.000 + uang bebas + tabungan
Per hari sekolah
Rp 10.000
Per bulan (sekitar)
Rp 286.000
Ditabung anak per bulan
Rp 26.000
Cara memberi untuk SD kelas 4–6
Mingguan

Mulai belajar membagi uang untuk beberapa hari.

Bagikan ke WhatsApp Catat uang saku anak di Somah, gratis

Cara menentukan uang saku anak

Uang saku bukan sekadar uang jajan. Uang saku adalah latihan pertama anak mengatur uang sendiri. Karena itu, jumlahnya sebaiknya cukup untuk kebutuhan, tetapi tetap menyisakan ruang untuk belajar memilih.

1. Mulai dari kebutuhan nyata

Catat berapa harga jajan atau makan siang di sekolah anak, dan ongkos bila anak berangkat sendiri. Angka ini berbeda di tiap sekolah. Jadi, tanyakan langsung ke anak atau orang tua murid lain.

2. Tambahkan uang bebas dan tabungan

Uang bebas memberi anak kesempatan memilih sendiri, misalnya untuk mainan kecil atau jajan tambahan. Sementara itu, bagian tabungan melatih anak menunda keinginan.

Uang saku per minggu = (jajan + ongkos) × hari sekolah + uang bebas + tabungan

3. Pilih cara memberi sesuai usia

JenjangSaran cara memberi
TK dan SD kelas 1–3Harian
SD kelas 4–6 dan SMPMingguan
SMAMingguan atau dua mingguan
KuliahBulanan

Makin besar anak, makin panjang jangka waktunya. Dengan begitu, anak belajar merencanakan uang untuk beberapa hari ke depan.

4. Sepakati aturan mainnya

Jelaskan apa saja yang ditanggung uang saku, misalnya jajan, pulsa, atau ongkos. Kemudian, sepakati apa yang terjadi bila uangnya habis lebih cepat. Masukkan juga total uang saku semua anak ke amplop anak di anggaran keluarga.

Contoh pembagian gaji keluarga, termasuk pos anak, ada di artikel contoh anggaran rumah tangga bulanan.

Saran di halaman ini adalah panduan umum, bukan aturan. Sesuaikan dengan kebiasaan keluarga dan kematangan anak.

Tanya jawab uang saku anak

Berapa uang saku anak SD yang wajar?

Tidak ada angka baku, karena harga jajan dan ongkos berbeda di tiap sekolah dan daerah. Cara paling adil: hitung dari kebutuhan nyata anak (jajan atau makan siang, ongkos), ditambah sedikit uang bebas dan bagian untuk ditabung.

Lebih baik uang saku harian, mingguan, atau bulanan?

Saran umum: harian untuk TK dan SD kelas awal, mingguan untuk SD kelas atas sampai SMP, mingguan atau dua mingguan untuk SMA, dan bulanan untuk kuliah. Makin besar anak, makin panjang jangka waktunya, supaya anak belajar merencanakan.

Perlukah anak menabung dari uang sakunya?

Perlu, walau sedikit. Bagian kecil yang ditabung setiap minggu melatih anak menunda keinginan. Biarkan anak memilih sendiri tujuan tabungannya.

Bagaimana kalau uang saku habis sebelum waktunya?

Jangan langsung ditambah. Ajak anak melihat ke mana uangnya pergi, lalu sepakati perbaikan untuk minggu berikutnya. Pengalaman kecil seperti ini adalah pelajaran keuangan yang berharga.

Apakah angka yang saya isi disimpan?

Tidak. Hitungan berjalan di HP atau komputer Anda. Kalau ingin mencatat uang saku dan tabungan anak setiap bulan, daftar gratis di Somah.